Anti Valentine’s Day

Foto mantan itu sebaiknya disimpan, dibakar, dibuang jauh-jauh atau ditukar dengan burger atau sayap ayam gratis.

Common Sense

Saya membaca liputan di Kumparan kalau 4 outlet resto cepat saji Burger King di Amerika mengadakan penawaran menarik lain dari yang lain yaitu tukar foto mantan pacar dengan burger gratis. Resto Hooters juga tak mau kalah. Hooters memberikan kado spesial berupa 10 boneless wing gratis untuk pembelinya yang diharuskan membawa foto mantan pacar. Foto mantan pacar itu akan dirobek-robek oleh pihak rumah makan itu sebagai tiket untuk mengklaim ayam goreng gratis.

Setelah membaca berita itu saya terinspirasi untuk menanyakan kepada netijen apa yang mereka lakukan terhadap foto mantan mereka. Saya tak tahu apakah di Jakarta layanan merobek foto mantan dan mendapat satu 10 sayap ayam atau burger tersedia, tetapi inilah hasil yang saya dapati dari survei kecil-kecilan ini.

Dari komen yang masuk berjumlah sekitar 54 pesan, hanya 18 orang yang membuang foto mantannya. Cara membuangnya macam-macam. Ada yang hanya sekadar di-delete, ada yang ada yang digunting, dirobek, ada yang tetap menyimpan tetapi menggantikan foto mantannya itu dengan gambar sebuah pohon. Alasan bermacam macam. Dari yang benar-benar mau melupakan hingga sebagai penyemangat untuk bisa move on.

@rialeimena: saya menggantikan sosok dia difoto berdua kami dengan foto pohon....I love photoshop.

@mhbakeshoppe: dibuang. Sama kayak mantan yang sudah dibuang. Ke tong sampah..kali aja...Kan katanya one woman’s trash may be anoter woman’s treasure

@maura80800: Jangankan fotonya, semua benda pernak-pernik dari dia sudah kuhilangkan. Ada yang dilempar dari ketinggian. Ada juga kusedekahkan ke orang lain jika bendanya masih bernilai.

@dapattraktiran: foto mantan semua dihapus dari hp dan memori. Ga pengen inget mukanya lagi. Sampai halu berandai-andai kalau ketemu orangnya gak inget itu siapa. Sebegitu pengennya melupakan mantan.

Membuang jauh foto mantan juga melalui jalan pembakaran. Seorang netijen yang tak mengizinkan disebut identitasnya mengatakan: ”Kubakar foto dia bersama dengan hadiah dan karangan bunga yang dikumpulkan dari waktu pendekatan sampai pacaran. Putusnya baik baik tapi dua minggu kemudian dengar-dengar dia dah punya pacar. Lhaa..jadi selama ini...Makanya kubakar semuanya.”

Sisanya menyimpan dengan berbagai alasan. Beberapa mempunyai alasan sebagai sebuah peringatan untuk tidak membuat kebodohan seperti di masa lalu. Ada yang menyimpan untuk dijadikan kenangan bahwa mantan juga yang memberi warna dalam perjalanan asmara mereka, bahkan membentuk diri mereka seperti sekarang ini. Bahkan beberapa tetap berteman baik dan ada yang kadang masih kangen mantan.

@mikesudarto: Simpen. Untuk diliat lagi di masa depan pada saat kita merasa down banget for doing something stupid....”I’ve done worse.”

@itsme_robinmnugraha: Ya disimpan aja. Uda pernah ngalamin hal yang nice sama dia. Kalo ga jodo paling gak punya memori yang menyenangkan. A chapter of my life pernah diisi sama dia walau ga happy ending.

@srirawati1525: berhubung saya sudah 50, kalau lihat foto mantan senang, ternyata dia sehat. Tapi sebel ternyata istrinya bekerja dan cuantik, dan kaya lagi. Pengen ngasi tahu kalau lakinya dulu tergila-gila sama gue.

@jane_inje: saya masih simpan foto mantan SMA yang dulu saya putusin. Alasannya sebagai kenangan saja. Lagian sekarang berteman baik.

@indahsari.kho: disimpan karena masih ada rasa sayang, dengan berjalannya waktu ga lihat foto-foto tersebut dan entah nyelip dimana. Saya ga cari juga.

Saya ini tidak pernah punya hubungan asmara. Jadi saya tak tahu apa rasanya punya mantan. Setelah membaca komen sebanyak itu, saya berpikir mantan terindah itu mungkin yang bisa membuat kita belajar sesuatu, yang membuat kita bisa menjadi dewasa, meski kepahitan dan rasa rindu masih sering lewat di depan pintu hati.

Mantan terindah juga dimaksud bahwa kita bisa memiliki keberanian untuk menghilangkan wajah mereka meski itu lewat pembakaran. Mungkin ada baiknya setelah membakar foto mantan, kita juga membakar sayap ayam. Perut kenyang, hati juga senang! Dua-duanya sudah terbakar. Mungkin itu yang dimaksud dengan Anti Valentine’s Day. ‘Membakar’ mantan dan perut kenyang.