Pameran Seni Ireland's Eye 2025 Resmi Digelar

Jakarta kembali kedatangan sentuhan seni modern dari negeri hijau! Ireland’s Eye 2025, pameran seni kontemporer dari Irlandia, kembali digelar di lobi World Trade Centre 2, Jakarta, pada 17 Maret – 11 April 2025. Acara ini merupakan kolaborasi ISA Art and Design, Kedutaan Besar Irlandia untuk Indonesia, dan PT Jakarta Land.

Memasuki episode keempatnya, Ireland’s Eye kembali menghadirkan perspektif segar dari enam seniman Irlandia yang karyanya menggambarkan transformasi budaya, identitas, dan interaksi antara tradisi serta modernitas. Mark Joyce, seorang seniman sekaligus pengajar asal Irlandia, menjadi kurator pameran ini, memastikan keberagaman tema dan media dalam eksplorasi seni kontemporer.

Dari Pulau Terpencil hingga Hiruk Pikuk Kota Pameran ini menyoroti bagaimana seni mencerminkan lanskap sosial Irlandia yang dinamis—dari desa pesisir yang tenang hingga energi kota Dublin. Setiap seniman membawa kisah uniknya:

  • Mary Sullivan menyelami peran perempuan dalam komunitas pesisir melalui filmnya, The Fine Line.

  • Aaron Sunderland Carey menggambarkan realitas kehidupan komunitas marginal di Dublin lewat proyek Seánachas.

  • Isobel McCarthy mengeksplorasi hubungan manusia dengan ingatan kolektif melalui objek-objek domestik.

  • Electronic Sheep (Brenda Aherne & Helen Delany) menyulam narasi diaspora Irlandia dalam karya tekstil mereka.

  • Olivia Normile bereksperimen dengan bahasa visual dan animasi yang imersif.

Dari kisah emigrasi, warisan leluhur, hingga kompleksitas globalisasi, Ireland's Eye 2025 mengajak kita menyelami identitas Irlandia yang terus berkembang. Pameran ini bukan sekadar tampilan seni, tetapi juga dialog antara budaya yang membuka wawasan baru.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati karya-karya inspiratif ini!