Why Dessert? Because No Great Love Story Started With A Salad

"Desserts are the fairy tales of the kitchen—a happily-ever-after to supper."- Terri Guillemets

Haute Culture

Suatu perjamuan alangkah berkesannya apabila ditutup dengan senyuman manis. Sekiranya kalimat tersebutlah yang menjadi inspirasi bagi seorang baker bernama Reshi Helen, pendiri De Momchi Desserts yang memfokuskan dirinya untuk menciptakan hidangan penutup yang manis.

 

Berawal dari keinginan untuk membuat camilan dan makanan penutup untuk keluarga dirumah, menjadikan ia tereksplorasi dalam dunia baking, hingga pada tahun 2014 yang lalu ia pun mulai memberanikan diri untuk menerima berbagai pesanan dari pelanggan. Berbagai teori para baker lokal dan internasional pun dikuliknya untuk mendapati cita rasa terbaik dan ciri khas versinya, hingga sebuah signature karyanya pun jatuh pada cinnamon rolls yang menjadi best selling item selama ini.

 

De Momchi Desserts yang menjunjung tinggi quality control dan rasa sebagai prioritas utama, nyatanya menjadi tantangan tersendiri untuk sang baker agar bisa dapat mempercayakan resep buatannya untuk diolah oleh para teamnya. Hal inilah yang membuat Reshi Helen acap kali harus turun tangan langsung untuk mengarap setiap pesanan.

 

Jika Anda baru pertama kali memesan, mungkin Anda tidak akan merasakan treatment eksklusif yang saya maksudkan, tetapi Anda akan mulai mendapati esensi ‘personal touch’ tersebut pada pemesanan berikutnya, bahwa konsisten rasa dan emotional attached yang diberikan oleh sang pencipta tereksekusi secara sempurna. Diawali ketika Anda membuka packaging box berwarna fuschia hingga diakhiri oleh after taste yang seolah menari-nari dilidah. Maka seketika Anda pun akan mengerti mengapa sebuah perjamuan akan melahirkan senyuman manis di wajah, apabila ditutup dengan hidangan yang manis. Save room for dessert is like saving room for the amazing parts of your life.