Social House Is Aging Like a Fine Wine (Like What It Also Offers)!

Saya ingat persis ketika masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, gerai dari Ismaya ini masih baru. Beranjak ke bangku sekolah menengah atas, gerai ini masih bertahan dan bahkan menjadi lokasi teman merayakan ulangtahun ke-17. Naik ke dunia perkuliahan, penawaran all-you-can-drink wine miliknya menjadi obrolan, apalagi ditemani dengan penampilan live music. Bahkan, ia sudah melebarkan sayap hingga ke Dubai. People always talk about how hard it is to start something. But, I do believe that staying and getting better are the hardest. Social House just made it.

Ya, gerai yang berdiri sejak tahun 2008 ini sempat menutup pintunya untuk renovasi besar-besaran. Jika cahaya lampu yang minim dan terlalu banyak blocking menjadi masalah sebelumnya, kini tidak lagi. Social House seperti baru saja melakukan operasi plastik dan tampil jauh lebih cerah, rapi, dan semakin menawan. Kapasitas ruangan juga lebih besar dan mampu menampung hingga 275 tamu.. Salah satu sudut untuk wine post miliknya mampu menarik perhatian dengan menampilkan lebih dari 300 pilihan anggur, lengkap dengan teknologi canggih berupa wine dispenser. Whether you are a beginner or a wine lover, this is a place for you.

Wine post (Foto: Dok. Social House)

Jenis hidangan yang ditawarkan tidak jauh berbeda, masih berupa hidangan favorit dari negara bagian timur dan barat. Yes, from Ebi XO Noodles to Josper Grilled Rib Eye Steak. Anda akan menemukan menu favorit selama satu dekade ini hingga sajian baru yang juga tak kalah menarik. Sejujurnya saya kurang menyukai hidangan Indonesia yang diimprovisasi. Namun, saya tidak mampu menolak Rendang Short Ribs dengan potongan daging yang sungguh lembut. Bahkan lengkap disajikan dengan daun singkong. Sebagai pecinta Social House, Anda juga tentu tidak asing dengan menu makanan seperti Hot Stone Bibimbap dan Loaded Lasagna. Atau, Apple Crumble sebagai dessert dan Homemade Grandma Ice Tea? Tenang, masih ada!

Josper Grilled Rib Eye Steak (Foto: Dok. Social House)
Homemade Grandma Ice Tea (Foto: Dok. Social House)

Hari itu saya hadir di jam makan siang. Gerai tampak ramai. Terlihat meja yang diisi dengan ibu-ibu arisan, segerombolan muda-mudi, hingga pegawai kantoran yang berpakaian rapi. Menu sarapan juga tersedia mulai dari pukul 8 pagi hingga 3 siang yang menunjukkan bahwa gerai ini buka lebih awal untuk ukuran restoran di pusat perbelanjaan. Beranjak menuju senja, kaca yang besar juga menampilkan pemandangan Bundaran Hotel Indonesia yang bergradasi. Penampilan live music sembari menyesap segelas (atau, lebih) wine dan cocktails menjadi penutup yang tepat di malam hari. Seriously, the name describes it all. Social House. 

Outdoor space (Foto: Dok. Social House)