Seperti Apa Usaha Badan Pariwisata Hong Kong di Era Pandemi?

Sejak munculnya wabah virus COVID-19, kekhawatiran masyarakat dunia akan bahaya pandemi tak terbendung. Hal tersebut tentu melemahkan berbagai sektor bisnis, khususnya sektor pariwisata. Menanggapi kasus ini, Dewan Pariwisata Hong Kong (Hong Kong Tourism Board – HKTB) tidak hanya berpangku tangan, melainkan terus mencari solusi guna menghilangkan kekhawatiran masyarakat saat melakukan perjalanan di Hong Kong.

HKTB memperkuat promosi pada langkah-langkah anti epidemi yang diambil oleh industri pariwisata dan sektor terkait untuk membangun citra pariwisata yang sehat dan aman, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan dan kebersihan. Penggalakakan jaga jarak, penggunaan masker, hand sanitizer dan pemeriksaan suhu tubuh juga didukung oleh peralatan kebersihan yang canggih. Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan kepercayaan pengunjung untuk melancong ke Hong Kong.

Penerapan Protokol Kesehatan di Hong Kong (Foto: Dok. HKTB)

Oktober 2020 lalu, HKTB bersama Hong Kong Quality Assurance Agency (HKQAA) meluncurkan standarisasi protokol kesehatan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan,s erta mengendalikan virus COVID-19. Protokol ini bertujuan untuk menyediakan seperangkat pedoman terpadu tentang langkah - langkah kebersihan, kesehatan dan anti epidemi untuk industri terkait pariwisata guna mempersiapkan Hong Kong yang lebih baik di dalam perjalanan ke depannya. Lebih dari 1.800 lini bisnis dan outlet memberikan penilaian positif dan ketertarikan pada protokol yang baru luncurkan ini. Protokol tersebut akan mencakup pusat perbelanjaan, hotel, restoran, toko ritel, perusahaan bus, atraksi pariwisata, travel agent, dan masih banyak lagi.
 

 “Pandemi COVID-19 telah membawa keadaan new normal ke lanskap pariwisata. Di era baru ini, kesehatan serta keselamatan akan menjadi prioritas bagi pengunjung. Berbagai sektor industri di Hong Kong sangat mengutamakan kebersihan, kesehatan dan keselamatan...”
- Dr. YK Pang, Ketua HKTB


Bisnis dan outlet yang berpartisipasi dengan program ini diharuskan mematuhi serangkaian tindakan kebersihan dan anti epidemi. Setelah lulus tahap penilaian, informasi detail tentang bisnis dan outlet tersebut akan diunggah ke situs https://hkhygiene.hkqaa.org. Para pemilik bisnis dan outlet dapat menampilkan logo yang telah disediakan sebagai bukti komitmen mereka dalam menjalankan protokol kesehatan tersebut. Pihak HKQAA akan melakukan 2 kali inspeksi secara mendadak, untuk memastikan protokol kesehatan tersebut benar-benar dijalankan sebagaimana mestinya.

Contoh logo sertifikasi HKQAA (Foto: Dok. HKTB)

Dalam proses pembuatan standarisasi protokol kesehatan ini, HKQAA mengacu pada pedoman Pusat Perlindungan Kesehatan dari Departemen Makanan dan Kebersihan Lingkungan Hong Kong. Tidak hanya itu, HKTB juga bekerja sama dengan Tim SAR dari Pemerintah Hong Kong dan industri pariwisata untuk lebih mempersiapkan Hong Kong yang lebih baik ke depannya, dengan tujuan untuk menyambut para pengunjung kembali dengan berbagai pengalaman dan penawaran menarik di Hong Kong.

Dengan adanya protokol ini diharapkan dapat memperluas implementasi dari praktek protokol kesehatan dan anti epidemi di seluruh sektor yang terkait pada pariwisata serta mendukung usaha para pebisnis untuk bersama-sama berjuang melawan pandemi ini secara professional. Dengan melakukan penilaian bersama pihak ketiga yang netral, akan sangat membantu untuk memulihkan kepercayaan publik pada perjalanan di luar rumah.

Temuan standarisasi protokol ini tidak hanya menginspirasi kita untuk terus berjuang dalam masa tak menentu seperti sekarang ini, namun juga memberi sebuah kontribusi besar bagi sektor parwisata dunia.