Old School is the New Cool: Louis Vuitton's Gaston Label

Louis Vuttion dan segala kreasi yang dihadirkannya memang tidak pernah mengecewakan. Desain yang baru maupun desain yang dulu, dua - duanya tentu memiliki pesona tersendiri. Dari awal Louis Vuitton berdiri, dimulai dari trunk untuk berpergian, dengan emblem LV yang dibubuhkan dalam tiap kreasinya sehingga menjadikannya motif monogram yang kita kenal bahkan sampai saat ini.

Dengan arsip - arsip terdahulu sebagai inspirasinya, Louis Vuitton mengeluarkan koleksi terbaru untuk men's collectionnya, yang dinamakan Gaston Label. Sebuah koleksi klasik terbaru dengan perpaduan yang apik dari arsip terdahulu dan era moderen ini. Koleksi ini juga diambil dari nama Gaston Louis Vuitton sendiri, serta menjadi penghormatan untuk beliau. Seorang keturunan generasi ketiga dan juga kolektor dari tas - tas model trunk karya Louis Vuitton yang telah ada dari tahun 1875.

Prints desain yang ditampilkan dalam koleksi ini tidak lain adalah gambar monogram khas Louis Vuitton dengan sentuhan modernismn. Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengambil inspirasi dari koleksi terdahulu, setidaknya menurut saya. Akan sangat mengecewakan jika koleksi yang seharusnya menjadi terbaru malah menjadi koleksi jiplakan dari desain - desain sebelumnya yang sudah pernah ada. Mungkin sesekali tidak apa, karena mempertahankan sebuah model khas dan tidak membiarkannya mati adalah kewajiban sebuah fashion house yang telah berdiri selama bertahun - tahun.  Tentu kita tidak mau merasa "terlahir terlalu cepat" karena melewatkan koleksi dari tahun 1800an sementara kita bernafas di tahun 2020, tapi membuatnya persis sama bukan jalan yang benar. 

Tapi disini kita sedang membicarakan Louis Vuitton. Membuat hal yang sama berulang ulang sepertinya mustahil untuk mereka. Untuk koleksi Gaston ini, it is fair to say that they deliver well. Produk yang disuguhkan dalam koleksi ini membawa dengan jelas pride Louis Vuitton dalam hal desain dan dirinya sendiri sebagai sebuah brand. Dengan monogram khas Louis Vuitton dengan tone warna abu - abu dipadukan dengan warna kuning memberi kesan chic dan modern dalam koleksi ini. Bahan kulit yang digunakan menambah kesan stylish - elegan yang cocok digunakan oleh para pria yang ingin tampil effortless.

Dua produk yang langsung menangkap perhatian saya tidak lain adalah bucket hat dan sebuah messenger bag. An all time favorite. Bucket hat dalam koleksi ini merupakan sebuah reversable hat, dimana kedua sisinya dapat digunakan sesuai keinginan. Anda bisa ucapkan selamat tinggal pada bad hair day dengan topi ini. Yang kedua adalah sebuah messanger bag. Mungkin terdengar klise, tapi tidak ada yang bisa mengalahkan sebuah messanger bag dengan desain tertentu. Salah satunya yang ada di koleksi Gaston Label ini. Sederhana dengan aksen plakat kulit berwarna cokelat bertuliskan "Louis Vuitton"  bisa menambah pesona tas ini. Dengan tas ini, berbagai acara bisa dihadiri dengan elegan. Produk lainnya dalam koleksi ini juga tidak kalah menarik. Semuanya akan jatuh dalam preferensi masing - masing.

Tidak ada salahnya mencoba gaya yang terinspirasi dari sejarah panjang bukan? Apalagi jika sejarah yang diambil berasal dari Louis Vuitton.