Louis Vuitton's NIGO X Virgil Abloh Collection!

It is what is has been stated. A collaboration between NIGO and Virgil Abloh for Louis Vuitton LV².

Saat teaser kolaborasi ini muncul pada bulan Desember lalu, banyak sekali pertanyaan serta spekulasi tentang bagaimana wujud akhir dari kolaborasi ini. The wait is over, secara resmi koleksi untuk Pre-Fall 2020 Menswear ini telah rilis dengan nama LV² atau “Louis Vuitton Squared”! Kolaborasi ini begitu dinantikan karena campur tangan antara Virgil Abloh; creative director dari Off-White serta NIGO; desainer asal Jepang yang menciptakan brand “A Bathing Ape” atau lebih dikenal dengan BAPE. Kedua orang ini memegang peran yang sangat penting dalam urban street style fashion, sekaligus alasan kenapa koleksi ini begitu unik dan dinantikan. 

(Foto: Dok. Louis Vuitton)

Tapi tentu saja, still staying true to Louis Vuitton’s colors. Maksudnya, koleksi ini tidak akan meninggalkan ciri khas dari LV sendiri. LV² terlihat jelas bermain dengan cuttingan serta pattern yang di tunjukkannya, terlebih khusus perpaduan pattern monogram andalan Louis Vuitton serta Damier check yang digabungkan dengan cara yang tidak seperti biasanya. Sesuatu yang lebih modern berhasil ditunjukkan dengan cara ini. Bahkan jika Anda hanya melihatnya sekilas, Anda pasti dapat langsung melihat jahitan irreguler yang unik terutama pada item seperti jaket dan shirts.

(Foto: Dok. Louis Vuitton)

Secara keseluruhan, saya rasa chic dan manly bisa menggambarkan koleksi ini. Namun dua kata itu rasanya belum cukup untuk menggambarkannya secara mendalam, tapi di saat yang bersamaan saya juga tidak bisa menemukan kata yang pas walaupun telah menelusuri KBBI. Ya, spesial untuk koleksi  LV² “urban formal” wajib ditambahkan. Alasannya sederhana saja, walaupun ada beberapa look yang terlihat begitu formal, aura dari urban street style tidak dapat dihilangkan saat melihat  LV². As expected from Virgil Abloh and NIGO. 

(Foto: Dok. Louis Vuitton)

Selain pakaian, koleksi ini juga tidak luput mengikutsertakan footwear, bags, serta accesories. Dalam koleksi sepatu, siluet klasik dari Derby shoes dipadukan dengan logo monogram LV menjadi poin penting dalam visual dari sepatu ini. Satu hal juga yang perlu diperhatikan adalah signature NIGO yang diterjemahkan dalam style Louis Vuitton menjadi trademark yang tidak dapat dilupakan untuk LV². Logo Louis Vuitton yang muncul dengan style script adalah signature yang dimaksudkan dalam koleksi ini. Tentunya ia ada di mana - mana. Mulai dari patch yang ada di tas, cincin, bahkan dalam bentuk embroidery di jaket. Kapan lagi kita bisa menikmati perpaduan dari pencipta Off-White dan BAPE dalam balutan luxury brand seperti Louis Vuitton? Hanya kolaborasi ini jawabannya!