Letter To My Youth: Sebuah Pesan dari Intan Tanayu untuk Masa Lalu

Setiap insan Manusia tentu pernah memiliki suatu penyesalan di masa lalu. Entah itu melakukan suatu kesalahan atau membuat sebuah keputusan ceroboh yang pada akhirnya berujung pada rasa penyesalan di kemudian hari. Namun konon, lewat proses penyesalan inilah, kita belajar untuk menjadi sosok yang kita lihat di balik cermin saat ini. Hal tersebut yang ingin Intan Tanayu sampaikan lewat lagu terbarunya yang berjudul "Letter to My Youth".


"Letter to My Youth tuh kayak aku melihat perjalanan aku ke belakang. Waktu kita pas masih muda pasti ada keputusan-keputusan yang ceroboh, it happens a lot in my life. Aku refleksi lagi ke belakang. Pas lihat ke belakang, lo ngapain sih kayak gitu? Tapi somehow, I learned something from it. Kalau nggak melewati fase itu, aku nggak jadi manusia yang kayak sekarang..."
- Intan Ayu Purnama, Musisi
 

'Tanayu dalam balutan koleksi terbaru Nila Baharuddin' (Foto: Instagram @nila.official_)

Letter to My Youth, sebuah lagu merupakan hasil refleksi perjalanan hidup Tanayu. Seakan menuliskan sebuah surat untuk dirinya sendiri, lirik dalam lagu ini menggambarkan penyesalan Tanayu dalam mengambil sebuah keputusan di masa muda, namun keputusan tersebut jugalah yang membentuk dirinya menjadi lebih baik.

Bagi Tanayu, fashion dan musik adalah dua hal yang saling berhubungan dan tidak terpisahkan. Dalam musik video Letter to My Youth, Tanayu berbalutkan koleksi Spring Summer 2021 karya desainer Tanah Air, Nila Baharuddin, dalam koleksi bernama Enigma

'Enigma menggambarkan gaya Tanayu yang Androgini' (Foto: Instagram @nila.official_)

Enigma secara harfiah berarti "teka teki". Nila merealisasikan filosofi tersebut kedalam rancangan busana yang avant garde. Busana ini sangat menggambarkan gaya Tanayu yang cenderung androgini. Beberapa unsur karakter desain bernuansa Jepang seperti origami Tsuru, topeng Kitsune, lanskap taman yang khas, hingga bunga sakura tampak sangat menawan ketika dipadukan dengan nuansa era Victorian dengan ball gown berlapis korset dan outer dramatis yang memperkuat karakter desain keseluruhan koleksi ini. Uniknya, koleksi ini menggunakan material hasil daur ulang kain bekas dengan detail raw finished

Dalam single ini, Tanayu menggandeng Adhe Arrio sebagai produser dan sang suami, Olaf Djanuismadi sebagai sutradara untuk video klip Letter to My Youth. Tanayu mengaku puas atas hasil akhir kolaborasi ini.