Menelusuri sejarah perjalanan suatu berlian tentu tak hanya ditelusuri dari asal mula keberadaannya saja, karena selain usia dari berlian itu sendiri, bentuk hingga kisah yang melatari keeksistensiannya juga menambahkan nilai tersendiri, terutama bagi para pengagumnya.

Dan dapat dikatakan bahwa saat ini saya adalah penggemar baru untuk koleksi indah yang satu ini.   

Beberapa waktu lalu bersamaan dengan media trip untuk Forevermark ke London bersama dengan PT. Central Mega Kencana, Clara Indonesia Digital mendapat kesempatan untuk mengunjungi Victoria & Albert Museum, yang mana pada kesempatan tersebut bertepatan dengan tahun pertama Queen Victoria’s sapphire and diamond coronet dilansir sebagai permanent public display di museum tersebut. Bersamaan dengan 80 rangkaian tiara dan perhiasan bertahtakan ragam batu-batuan berharga milik kerajaan ini, tiara kebangaan milik ratu Victoria yang dibuat dari tahun 1840 – 42 ini mejadi salah satu centerpiece dari William & Judith Bollinger Gallery, yakni sebuah area galeri dari Victoria & Albert Museum yang sempat ditutup selama tiga bulan untuk perbaikan dan dibuka kembali pada April 2019 lalu.

 

(Foto: Dok. Reza Bustami)

Selain usia dari tiara tersebut yang telah mencapai hampir 200 tahun itu, lantas apalagi keistimewaannya? Tentu tiara ini tak hanya dikenakan untuk sembarang acara, karena tiara ini pernah dikenakan oleh ratu Victoria ketika pernikahannya. Tiara yang didesain langsung oleh Pangeran Albert pada tahun 1840 ini, dibuat oleh Joseph Kitching. Tiara ini rupanya cukup menjadi koleksi favorit ratu Victoria pada saat tersebut, hal ini terbukti pada tahun 1842 ia mengenakannya lagi untuk sebuah portrait lukisan yang dibuat oleh Franz Xaver Winterhalter. Dan dua puluh tahun kemudian pada tahun 1866 ia mengenakannya kembali ketika membuka parlemen untuk pertama kalinya setelah kematian Albert pada tahun 1861.

Keberadaan koleksi ini di V&A Museum tak hanya sekadar mengabadikan sejarah yang pernah ada semata, melainkan juga menjadi penanda perayaan yang kedua ratus tahun kelahiran Queen Victoria dan Prince Albert. Bersamaan pameran ini juga terdapat ragam koleksi lainnya milik para tokoh dan selebriti seperti Beyonce, Freddie Mercury dan Gloria Vanderbilt. 

(Foto: Dok. Reza Bustami)

 

(Foto: Dok. Reza Bustami)