Bagaimana bisa sosok seorang public figure dapat begitu melekat dengan para penggemarnya, sehingga absen kehadirannya selama tujuh tahun menjadi begitu ditunggu-tunggu? Kiranya itulah yang terjadi pada sosok Ariana Grande yang akhirnya kembali keatas panggung, setelah tujuh tahun tidak menginjakkan kakinya diatas panggung untuk bernyanyi.
Wanita yang berusia 33 tahun ini, tak terasa telah menemani para penggemarnya selama 13 tahun di blantika musik. Penyanyi yang dikenal dengan pony tail ini beberapa tahun kerap disibukkan dengan film musikal ‘Wicked’ yang menjadikan ia harus berfokus pada proyek tersebut untuk beberapa waktu. Namun ia tetap produktif menciptakan lagu, sehingga membuat namanya tetap bertengger di tangga lagu dunia.
Minggu pertama bulan Juni ini menjadi minggu pertamanya dalam menjalankan rangkaian mini world tour-nya yang hanya menyambangi Amerika dan UK. Tentu konser yang ditunggu-tunggu selama tujuh tahun ini dalam sekejap sold out, sekalipun dibanderol dengan harga yang sangat mahal. Disisi lain, harga sudah tidak menjadi kendala apabila penantian tersebut memakan waktu hingga tujuh tahun. Lagi pula penyanyi pemilik suara empat oktaf ini membawakan 23 lagu hits-nya yang dikemas dalam 2 jam penampilan.
Oakland Arena, California menjadi saksi pertama untuk set panggung yang dibangun mengikuti standar Broadway, menawarkan visual yang memukau mata. Dimana setiap lagu berganti, setting panggung pun ikut berubah. Uniknya lagi Ariana Grande sendiri yang menjadi konseptor untuk konser tersebut. Dengan tata lampu yang memukau, konser ini menyihir semua penontonnya. Baik yang terlibat secara langsung maupun yang menyaksikan penonton live streaming melalui platform media sosial.
Koreografi yang fresh didukung pula dengan desain busana yang indah dari beberapa rumah mode ternama dibawah arahan stylist ternama Law Roach. Diantaranya adalah Givenchy, Alexander Mcqueen, Vivienne Westwood, dan Ludovic de Saint Sernin menjadikan konser ini tidak hanya sebatas memanjakan telinga tetapi juga mata. Begitu pula dengan wow effect yang diterjemahkan melalui berbagai kehebatan set panggung. Seperti bagian akhir dari konser tersebut yang membawa Ariana terbang ke atas UFO.
Penyanyi serta pencipta lagu Dangerous Woman ini mengerti benar bagaimana memanjakan semua penggemar yang mencintainya, ia pun memberikan penampilan terbaiknya dengan melemparkan nada-nada tertinggi yang ia lantunkan dalam olah vokal akrobatik.