The Riviera shines differently during Cannes

Haute Culture

 

Dibawah langit biru dan hembusan angin laut yang sejuk, Cannes yang indah nan memesona menjadi destinasi yang dituju oleh seluruh pelaku perfilman dari seluruh dunia. Di bulan May minggu kedua dan ketiga ini kota yang berjarak 690 kilometer dari kota Paris tersebut menjadi saksi karya para sineas dunia. Tahun ini ajang Cannes Film Festival ke-79 menjadi alasan saya mengunjungi Cannes yang dikenal sebagai kota glamor di French Riviera.

 

Mengunjungi negara Perancis tentu bukan yang pertama kali bagi saya, hal ini dikarenakan kesempatan meliput fashion week pernah menjadi ritual sebagai jurnalis mode di masa itu. Kini suatu pengalaman baru untuk mencicipi traveling dan menyaksikan langsung bagaimana suatu perhelatan film akbar berlangsung di depan mata.

 

Sebelum saya bercerita panjang mengenai riuh rendah Cannes Film Festival, saya akan menjabarkan dulu alasan saya berlabuh ke kota ini. Trip ini adalah sebuah rangkaian perjalanan bersama Asmara Abigail yang menghadiri pemutaran film yang ia bintangi bertajuk ‘Mothers are Mothering’ arahan sutradara Khozy Rizal dibawah Next Step Indonesia untuk Semaine de la Critique ke-65, Cannes Film Festival.

Cannes pada saat festival terasa sexy walaupun tumpah ruah manusia memenuhi jalan, situasi padat kendaraan mewarnai area Palais Festival de Cannes. Lalu lalang manusia dalam gaun adibusana dan stelan black tie, tampak sangat lumrah. Jika sepatu dengan hak 12 sentimeter selama ini hanya dikenakan di ruangan indoor, maka di cannes sepatu dengan lini papan atas akan menginjak aspal, dan melintas kesana kemari.

 

Suasana di depan hotel berbintang seperti Martinez, Carlton, dan J.W Marriot dipenuhi massa yang begitu antusias menunggu para aktor dunia yang keluar masuk dari hotel. Dan hampir setiap jam terdengar sorak sorai para penggemar yang histeris melihat aktor pujaannya.

Aktivitas sibuk ini berlangsung dari pagi hingga malam dini hari, pasalnya pemutaran film yang terakhir berlangsung pada pukul 12 malam. Nah jika pada umumnya adegan bergaun apik hanya berdurasi dua jam, maka ketika Cannes Film Festival mata kita akan dimanjakan selama dua minggu non stop. Cannes during film festival season feels like stepping into a movie of its own.