Menggerakkan Perekonomian di Tengah Pandemi Lewat Industri Wewangian

Meski telah berlangsung lebih dari satu tahun, Pandemi Covid-19 masih terus memberi dampak negatif pada kehidupan masyarakat dunia, khususnya dalam hal perekonomian. Meningkatnya angka pengangguran terasa tak hanya di Indonesia, tapi juga hampir di seluruh pelosok dunia. Berdasarkan data BPS yang terbit pada bulan Agustus 2020 lalu, tercatat sekitar 29,12 juta orang terkena dampak dalam pekerjaannya, termasuk mereka yang kehilangan pekerjaan ataupun pengurangan jam kerja.

'Virtual Press Event yang bertajuk Peran Pengusaha sebagai Penggerak Roda Perekonomian Negara' (Foto: Dok.Macbrame)

Dalam menanggulangi hal tersebut, tentu diperlukan kerja sama antara pemerintah dan pengusah untuk menciptakan lapangan kerja. Peran pengusaha dipercaya dapat membantu menyelamatkan Indonesia dari jurang resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Hal senada disampaikan oleh Bhima Yudhistira, Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Ia menyampaikan bahwa pengusaha dari semua sektor industri perlu untuk memiliki sense of responsibility ini bersama-sama.

Salah satu perusahaan yang turut mendukung pergerakan roda ekonomi negara adalah Macbrame, distributor bibit parfum andalan untuk retail industri. Dalam menjalankan misi Macbrame, yang tak lain adalah membangun ekonomi Indonesia melalui usaha fragrance, hingga saat ini Macbrame telah menyalurkan produk bibit parfum ke berbagai sektor usaha di hampir seluruh kota di Indonesia, menawarkan bibis wewangian dengan modal Rp2.000.000,00 bahkan sampai  memberikan pelatihan gratis kepada pengusaha fragrance untuk memulai bisnis. 

Dalam Virtual Press Event yang berlangsung awal April lalu, Hary Wirawan, CEO Macbrame, mengungkapkan bahwa Macbrame berhasil berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian sebesar 935 Miliar Rupiah pada tahun 2020 dan menargetkan 1,2 Triliun Rupiah pada tahun 2021 ini. Hal ini tentu juga diharapkan dapat membuka kesempatan kerja lebih banyak lagi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Bhima menambahkan, “Pembukaan lapangan kerja jadi salah satu faktor kenapa wirausaha harus didorong. Entrepreneur juga bermanfaat bagi pengembangan inovasi dan teknologi serta kenaikan daya saing nasional". 

Apakah Anda terinspirasi untuk turut membantu pergerakan ekonomi Indonesia melalui bisnis wewangian?