Hasil Pewarnaan Rambut Tidak Sesuai Ekspektasi? Ini Alasannya

Selain tren menjalankan aneka hobi selama masa pandemi, ternyata tren untuk mewarnai rambut sendiri di rumah juga semakin meningkat. Didukung oleh aneka pewarna rambut yang beredar di pasaran, tak sulit untuk mewarnai rambut sendiri di rumah. Meski terlihat mudah, ternyata tak sedikit yang merasa khawatir atau kecewa dengan proses pewarnaan rambut yang sering kali tidak sesuai ekspektasi.

Sebagai bentuk komitmennya untuk menghadirkan pilihan tepat dan inovatif bagi para konsumen dan hairdressers di seluruh Indonesia, L’Oréal Professionnel, sebagai salah satu professional brand yang paling dipercaya dalam kategori produk pewarnaan rambut profesional, bekerjasama dengan Universitas Ioannina dan menemukan penyebab hasil pewarnaan rambut yang tidak sesuai ekspektasi.


“Melalui kolaborasi riset dengan Universitas Ioannina , L’Oréal Research and Innovation berhasil mengidentifikasi bahwa tingginya kandungan metal dalam serat rambut menyebabkan kerusakan dan hasil pewarnaan balayage, dan/atau lightening yang tidak sesuai ekspektasi...”
- Leïla Hercouet, Senior Research Associate Disruptive Innovation Department, L’Oréal
 

'Metal Detox, professional detox product pertama dari L'Oréal Professionnel' (Foto: www.lorealprofessionnel.com)

Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhir pewarnaan, mulai dari perbedaan warna di setiap rambut individu, kondisi serat rambut hingga tingginya kandungan metal di dalam rambut. Pada saat proses pewarnaan rambut, tinggi rendahnya kandungan metal sangat berpengaruh dalam mengoptimalkan hasil pewarnaan, balayage atau lightening. 

'Lebih dari ribuan penata rambut telah mengujinya di seluruh dunia' (Foto: www.lorealprofessionnel.com)

Secara spesifik di Indonesia, ditemukan bahwa sebanyak 67% masyarakat Indonesia memiliki kandungan metal tinggi dalam serat rambutnya. Kandungan metal pada rambut sangat bergantung pada tingkat porositas rambut dan juga kualitas air di mana masyarakat tinggal. Air terbersih pun, baik di dalam kamar mandi di rumah masyarakat atau di salon, masih dapat mengandung metal tinggi. Hal ini karena aliran air mengikis logam pada pipa, sehingga partikel metal menumpuk di dalam serat rambut. Semakin tinggi kandungan metal di serat rambut, maka semakin tinggi pula peluang rambut patah dan hasil warna yang tidak sesuai ekspektasi.  


“Walaupun langkah dan upaya yang kita lakukan sudah betul, kita tidak dapat menjamin bahwa hasil akhir pewarnaan rambut akan sesuai. Sekarang kita sudah ketahui penyebab permasalahan ini apa dan berharap ada solusi inovatif untuk memberikan hasil pewarnaan yang optimal...”
- Lie Kuang, Owner Lie Kuang & Co. Innovative Salon, L’Oréal Professionnel Ambassador
 

'Glicoamine mampu menetralkan logam di dalam serat rambut' (Foto: www.lorealprofessionnel.com)

Lebih lanjut, kolaborasi riset ini berhasil mengidentifikasi molekul yang tepat untuk menetralisir surplus kandungan metal tinggi yang mengakibatkan rambut patah, yaitu Glicoamine, zat aktif yang cukup kecil sehingga bisa masuk ke dalam serat rambut untuk mengikat sekaligus menetralkan logam di dalam serat rambut.


“Temuan ini menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen L’Oréal Professionnel kepada hairdresser untuk menemukan isu pokok yang menjadi tantangan para hairdresser dan sekaligus menghadirkan pilihan tepat dan inovatif. Dalam waktu dekat, L’Oréal Professionnel akan meluncurkan rangkaian produk dengan formula terobosan yang tepat dan inovatif dalam menetralisir kandungan metal di serat rambut pada saat pewarnaan rambut, sehingga hasil pewarnaan pun akan sesuai ekspektasi...”
- Indra Tanudarma, Head of Education, L’Oréal Professionnel