Anak Indonesia Terlibat dalam Pembuatan Film 'Soul' Produksi PIXAR

What is the purpose of my life?

Sebuah pertanyaan yang kerap kali muncul di dalam benak. Pertanyaan ini mungkin sudah mulai sering menjadi topik hangat di kalangan kaum milenial yang mulai atau bahkan sudah menginjak usia kepala tiga. Bagi Anda yang masih belum mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut, mungkin rekomendasi film berikut dapat memberi inspirasi, pandangan atau perspektif baru tentang kehidupan. 

(Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Sebuah film animasi terbaru dari Pixar berjudul 'Soul', menceritakan kisah emosional tentang hubungan antar sesama manusia. Film ini juga mengajarkan bahwa kejadian tak terduga dalam hidup, ternyata bisa saja membawa kebahagiaan. Film ini disutradarai langsung oleh Pete Docter, yang merupakan chief creative officer dari Pixar Animation Studios, sekaligus pemenang Academy Award, lewat karyanya Monsters, Inc.Up, dan Inside Out.

Sejumlah aktor dan aktris papan atas ikut andil sebagai pengisi suara, seperti Jamie Foxx, Tina Fey, Graham Norton, Richard Ayoade, Rachel House, Questlove, Phylicia Rashad, Daveed Diggs dan Angela Bassett.


“Hidup lebih dari sekedar satu hasrat – yang ekspresif dan memuaskan. Terkadang ada hal-hal kecil yang tidak kita sadari dan itulah yang sebenarnya berpengaruh. Saya tidak pernah mengingat setiap momen dengan jelas. Hampir setiap momen dalam hidup kita bisa menjadi momen transendental yang menentukan mengapa kita ada di sini. Film ini  memperluas gagasan untuk fokus dan berpikir lebih luas tentang apa yang ditawarkan kehidupan dan apa yang kita tawarkan ke kehidupan...”
- Pete Docter, Chief Creative Officer Pixar Animation Studios
 

(Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Kisah film ini berfokus pada karakter Joe Gardner di sebuah tempat ajaib bernama The Great Before, tempat di mana jiwa-jiwa baru mendapatkan kepribadian, kebiasaan, dan minat sebelum mereka turun ke Bumi. Dalam petualangannya mencari jalan keluar, Joe bertemu dengan 22, sebuah jiwa yang dianggap unik karena tidak tertarik menjadi manusia. Ketika Joe berusaha menunjukkan kepada 22 betapa hebatnya hidup sebagai manusia, Joe justru menemukan jawaban atas beberapa pertanyaan terpenting dalam hidup, salah satunya tentu pertanyaan di awal artikel ini. 

Di balik kisah yang sangat menginspirasi, terdapat sebuah fakta yang menarik. Siapa yang menyangka, film yang membuat jutaan penggemar Pixar terpukau ini terinspirasi dari buah Rasperberry.  "Saya ingat suatu hari saya sedang bersepeda dan saya berhenti dan memetik sebuah raspberry, raspberry yang sudah terjemur oleh matahari dan ternyata menjadi raspberry yang paling menakjubkan yang pernah saya rasakan," ujar Pete Docter. 

(Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Film ‘Soul’ menangkap dua dunia yang sangat berbeda. Dengan menggambarkan kontras kehidupan kota besar dan alam kosmik, tantangan terbesar dalam pembuatan film ini adalah menggambarkan suasana kota The Great Before. Para pembuat film dapat menggambarkan kehidupan nyata kota besar dalam adegan Kota New York dengan mudah, namun untuk konsep kota The Great Before benar-benar dibuat dari nol. 

(Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Sebagian besar setting di dalam film serta penampilan dari para karakter terinspirasi oleh dua pengaruh yang berbeda, yaitu karya seni dari seniman Inggris dan kartunis satir Ronald Searle, dan dari animasi klasik Disney tahun 1961, 101 Dalmatians. Pengawas animasi Jude Brownhill mengatakan, "Searle dan 101 Dalmations memengaruhi tampilan dan nuansa ‘Soul’ di hampir semua bagian – mulai dari bentuk bangunan, furnitur, dan properti yang tidak sempurna, hingga jumlah lipatan pada pakaian karakter."

Tahukah Anda, salah satu animator berbakat yang mengambil andil dalam film ini berasal dari Indonesia. Paulie Alam bergabung dengan Pixar sejak tahun 2017. Bukan hanya 'Soul', Pauli telah menyalurkan bakatnya ke film dunia lainnya, seperti Coco, Onward, dan Toy Story.  Satu lagi karya anak bangsa yang sukses membawa harum nama Indonesia ke kancah internasional! 

'Ilustrasi Kota New York' (Foto: Dok. Disney+ Hotstar)
'Ilustrasi The Great Before' (Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Selain itu, salah satu karakter dalam film ini, yaitu Jerry, The Counselors merupakan karakter dengan visualisasi terunik yang mengharuskan para pembuat film mencari inspirasi dari berbagai sumber, mulai dari patung Swedia, alam, dan lampu acara hingga akhirnya memperoleh bentuk yang dirasa paling familiar atau dikenal. Dan untuk menggambarkan visualisasi karakter The Counselors ini, pihak produksi menggunakan teknologi canggih terbaru. Pengawas karakter Michael Comet dan timnya mengembangkan teknologi yang menciptakan jenis kurva baru dan memungkinkan animator untuk menghidupkan dan mematikan setiap titik kontrol individu — seperti animasi 2-D yang dilakukan dalam 3-D. 

'Jerry, The Counselors' (Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Musik dan lagu merupakan ciri khas dari film animasi. Begitu juga dengan film 'Soul' ini. Untuk menciptakan suasana kontras antar dua dunia, diperlukan dua gaya musik yang berbeda. Pixar menggandeng para musisi ternama, diantaranya Jon Batiste, pemenang Oscar Trent Reznor, dan Atticus Ross (The Social Network) dari Nine Inch Nails. Jon Batiste berkontribusi dalam komposisi dan aransemen musik jazz untuk film tersebut, sedangkan Trent Reznor dan Atticus Rose menciptakan musik orisinal antara dunia nyata dan dunia soul

(Foto: Dok. Disney+ Hotstar)
(Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Yang paling saya sukai dari film animasi produksi Pixar adalah tingkat akurasi penggambaran detailnya yang sangat tinggi. Gerakkan Joe saat bermain alat musik Jazz di dalam film 'Soul' yang menunjukkan kepiawaian Jon Batiste yang memukau, dibuat begitu detail, mulai dari bagaimana jari-jarinya bergerak hingga napas yang dia ambil. They left me speechless! 

Film 'Soul' dapat Anda saksikan secara eksklusif di Disney+ Hotstar. Klik di sini untuk berlangganan.