5 Fakta Menarik dari Serial The Falcon and The Winter Soldier

Setelah berakhirnya kisah Wanda, The Scarlet Witch dalam serial Marvel Cinematic Universe (MCU), kini saatnya kisah perjalanan kedua sahabat Captain America, Sam Wilson dan Bucky Barnes dimulai. 

The Falcon and The Winter Soldier sangat dinantikan oleh para penggemar MCU. Mengambil timeline setelah tragedi Thanos dalam film Avengers: Endgame, serial The Falcon and The Winter Soldier berfokus pada kehidupan Sam Wilson (Anthony Mackei) dan Bucky Barnes (Sebastian Stan) setelah kepergian Tony Stark dan Steve Rogers dari Avengers.

'The Falcon and The Winter Soldier' tayang setiap hari Jumat' (Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

Kisah ini berlanjut dari kejadian Steve Rogers yang memilih untuk menjalani kehidupannya bersama dengan kekasihnya dan menyatakan pensiun dari jabatannya sebagai Captain America. Pada akhir cerita Avengers: Endgame, Steve mempercayakan perisai vibranium milikinya kepada Sam Wilson karena ia merasa Sam layak untuk menjadi penerusnya sebagai Captain America. Sejak saat itu lah, petualangan Sam sebagai Captain America yang baru akan dimulai. Dalam serial ini Anda akan melihat pergumulan batin Sam atas keputusan Steve ini.

Selain adegan live action yang memacu adrenaline, ternyata terdapat beragam fakta menarik di balik serial The Falcon and The Winter Soldier yang ramai diperbincangkan para penggemar Avengers. Khusus untuk Anda, CLARA telah merangkum 5 fakta menarik tersebut dalam artikel berikut. 

1. SERUPA NAMUN TAK SAMA
Pada serial The Falcon and The Winter Soldier, Sam dihadapkan pada konflik dari Pemerintah AS yang menolak keputusan Steve menjadikan Sam sebagai pengganti Captain America. Oleh sebab itu, Pemerintah AS memilih John Walker yang diperankan oleh Wyatt Russell menjadi wajah Captain America yang baru. Alur ini sedikit berbeda dengan alur cerita dari komik.

Dalam komik, John Walker atau US Agent diceritakan sebagai pilihan yang disetujui pemerintah untuk menjadi Captain America setelah Steve mengundurkan diri dari jabatannya karena konflik etika. Namun berbeda dengan karakter Steve, John justru menyerang musuh dengan brutal. Tidak setuju dengan John, Steve akhirnya bertarung melawan John untuk mengambil kembali tittle Captain America. 

Kejadian ini terjadi sebelum tragedi Thanos, dimana Steve masih akan kembali menjadi Captain America, namun dalam serial The Falcon and The Winter Soldier, Sam yang akan berhadapan dengan John memperebutkan posisi Captain America
 

2. SAM MELENGKAPI KEKURANGAN STEVE ROGERS SEBAGAI CAPTAIN AMERICA
Terdapat cukup banyak perbedaan antara Steve Rogers dengan Sam Wilson. Steve memiliki latar belakang sebagai prajurit yang ahli dengan strategi perang, sedangkan Sam hanya merupakan warga sipil biasa yang berusaha memerangi kejahatan di dunianya. Tidak seperti Steve, konflik yang dihadapi oleh Sam bukanlah perperangan dunia penuh dengan senjata berapi, melainkan permasalahan yang lebih related dengan masa kini salah satunya kasus korupsi para petinggi di negara tersebut.

Rick Remender, sang penulis menyampaikan bahwa ada beberapa kelebihan yang dimiliki Sam yang tidak dimiliki oleh Steve, salah satunya adalah kemampuan dalam berorasi. Rick menyadari, Sam adalah karakter yang dibutuhkan generasi mendatang, demi kontinuitas Marvel ke depan. 

'Sam dan Bucky harus bekerja sama melawan musuh' (Foto: Dok. Disney+ Hotstar)

3. SAM DAN BUCKY TIDAK MEMILIKI HUBUNGAN YANG HARMONIS
Meski keduanya merupakan sahabat dekat Steve Rogers, namun Sam dan Bucky tidak memiliki hubungan yang harmonis usai kejadian pengeboman yang dilakukan Bucky dalam film Captain America: Civil War. Keduanya kerap kali saling bertengkar satu sama lain. Namun dalam serial The Falcon and The Winter Soldier, Sam dan Bucky harus bekerja sama memberantas kejahatan di negara tersebut.
 

4. HADIRNYA HELMUT ZEMO, SALAH SATU KARAKTER ANTAGONIS AVENGERS
Baron Helmut Zemo yang merupakan mantan Kolonel Angkatan Bersenjata Sokovian dan komandan EKO Scorpion. Setelah Pertempuran Sokovia, Helmut Zemo menjadi pemeran antagonis yang membalas dendam kepada Avengers setelah kehilangan keluarganya. Berbeda dengan pemeran antagonis lainnya yang memiliki kekuatan super atau teknologi yang cangih, Helmut Zemo hanya manusia biasa yang menggunakan kecerdasan otaknya. Hal ini terbukti dari beberapa kejadian yang didalanginya dalam film Captain America : Civil War. Mulai dari kejadian Bucky melakukan pengeboman yang menewaskan ayah T’Challa (Black Panther), T’Chaka hingga mengadu domba Iron Man dan Captain America dengan membeberkan rekaman CCTV yang didalamnya terdapat rekaman Bucky yang membunuh orang tua Tony Stark. 

'Baron Helmut Zemo' (Foto: Dok. Spesial)

Helmut Zemo yang diperankan oleh Daniel Brühl kembali menjadi antagonis dalam serial The Falcon and The Winter Soldier bersama Flag-Smasher yang diperankan oleh Erin Kellyman. 
 

5. ANTHONY MACKIE MENJADI CAPTAIN AMERICA BERKULIT HITAM PERTAMA SEPANJANG SEJARAH
Di tengah ramainya isu rasisme, MCU justru menunjukan bahwa tidak ada perbedaan bagi siapapun termasuk Amerika, semua orang bisa menjadi pahlawan jika mereka layak. Pemilihan Anthony Mackie sebagai Captain America mendapat respon positif dari berbagai kalangan di seluruh dunia. 
 

Serial The Falcon and The Winter Soldier dapat Anda saksikan setiap hari Jumat di Disney+ Hotstar.