#CLARAPride

Beberapa waktu yang lalu, terdapat pergumulan di pikiran saya. Ada kala di mana saya bekerja agar mendapat pujian, pengakuan, dan penghargaan, bahkan kalau bisa dari khalayak ramai. Apa betul rasa bangga terhadap diri sendiri itu harus berasal dari atasan saya atau dari followers Instagram saya?

Saya sadar bahwa saya kerap lupa bahwa sebenarnya orang pertama yang patut saya bahagiakan adalah diri saya sendiri terlebih dahulu. Saya tidak punya standar kebahagiaan yang berasal dari hati saya sendiri, karena merasa lubang tersebut perlu saya isi dengan tuntutan membahagiakan orang lain.

Apakah sepatutnya kita memenangkan kebahagiaan hati sendiri atau memenangkan kebahagiaan orang lain? Tak ada yang salah, mungkin. Tapi saya ingin agar tulisan ini bisa mengingatkan saya bahwa kebahagiaan dan rasa bangga yang sepenuhnya hanya berasal dari dalam diri sendiri, bukan dari orang lain.

Bulan ini, CLARA mempersembahkan #CLARAPride, di mana kami mewawancara delapan sosok hebat masa kini dari berbagai latar belakang. Sila klik di sini untuk membaca wawancara kami dengan mereka. What does ‘pride’ mean to them, really?

Dalam proses pengerjaa #CLARAPride ini, sayapun tersadar bahwa ratusan jumlah likes di foto Instagram saya, ribuan pengakuan, atau jutaan pujian sekalipun, tidak berhak menentukan kebahagiaan dan rasa bangga saya terhadap diri sendiri. Seharusnya juga demikian dengan Anda.

 

Regards, 

 

Andreas Winfrey
Editor-in-Chief

 

 


Masthead

Commissioner
Virginia Rusli
Samuel Mulia
CEO
Reza Bustami
Editor-in-Chief
Andreas Winfrey
Managing Editor / Beauty Editor
Hanny Iswari
Feature Reporter
Meta Limesa
Fashion Reporter
Dinda Indiastari
Social Media Creative
Nauval Rifano
Line Producer CLARA TV
Chandra Mustadiansyah
Business Unit Manager
Angga Tri Kuntara
Account Executive
Clarisa Mutriafica
Human Resources Department
Lestari Kusuma Dewi
Finance Staff
Intan Rizki