We’ve Met Some Bad Business Partners, So You Don’t Have To (Be One)!

Saya harap kita semua setuju bahwa profesionalisme kerja di zaman modern kini sudah sangat berbeda dari beberapa tahun lalu. And please, let’s not put the blame on the millennials. The word itself has been overused and misused, don’t you think?

via GIPHY

Meski belum terlalu lama bergelut di dunia profesional, saya sudah cukup banyak bertemu dan bekerja sama dengan beberapa rekan, juga klien yang membuat hari-hari saya sungguh penuh tekanan. Beberapa di antaranya dapat kami toleransi karena memang memberikan keuntungan bagi perusahaan dan diri saya pribadi, tapi sebagian besar malah justru memberikan kerugian, baik dari segi waktu, maupun material. Tak terlupa juga harus menanggung dosa tambahan karena akhirnya bersumpah-serapah menjadi aktivitas sehari-hari akibat permintaan ini-itu yang sungguh tidak masuk akal.

Perguliran zaman telah berganti, begitupula dengan cara kita berbisnis. Berikut ini kami sampaikan beberapa tipe mitra dan klien yang sungguh mengikis hati, sehingga Anda tidak perlu menjadi salah satunya.

1. ARRIVING LATE HAPPENS. JUST DON’T BE A B*TCH ABOUT IT.

via GIPHY

Kita hidup di dunia yang sungguh penuh dengan keajaiban tak terduga. Menyisihkan waktu untuk berangkat satu sampai dua jam sebelum jam pertemuan saja terkadang tidak cukup, akibat kemacetan yang luar biasa hebatnya. It happens and just deal with it. Pernah suatu kali seorang mitra berkata pada saya yang pada saat itu telat sepuluh menit, “Kalau saya, janji jam tiga, dari jam dua saya sudah ada di lokasi”. Ya itu betul, betul kalau saya tidak ada pekerjaan lain.

2. DO NOT MAKE PROMISES YOU CAN’T MAKE. JUST DON’T.

via GIPHY

Yang ini sudah sering sekali saya temui. Kalau zaman sekarang, disebutnya “PHP” alias “Pemberi Harapan Palsu”. Membuat impian kita melambung tinggi, membiarkan kita berkhayal penuh keyakinan, terbang ke langit angan surgawi. Tapi akhirnya, hasilnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Ujung-ujungnya justru balik berkata, “Salah kita juga sih, mengiyakan semua kemauan Anda dari awal”.

3. NIGHT IS FOR SLEEP.

via GIPHY

Luwesnya gaya komunikasi antar mitra bisnis sekarang ini sudah seperti gerakan penari tradisional. Kalau dulu bentuk komunikasi bisnis wajib melalui e-mail, kini entah bagaimana WhatsApp menjadi sebuah sarana komunikasi profesional 24/7. Should we go back to the time when we only expected emergency or romantic messages after 10pm?

4. MISSING IN ACTION IS A CRIME.

via GIPHY

Tindakan kriminal dalam pekerjaan di zaman sekarang adalah hilang ketika dihubungi. E-mail tidak dibalas, telpon pun di-reject, seakan ditelan bumi. Tell us how cool!

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON