Walk in the Clouds

Walk in the Clouds

Pernahkah terlintas dalam benak Anda ketika melakukan perjalanan udara bahwa setiap perjalanan itu memungkinkan untuk terjadinya suatu risiko. Mungkin hal tersebut menjadi suatu topik yang pantang untuk dibahas, tetapi maksud saya di sini adalah lebih baik berpikir panjang sebelum menentukan suatu pilihan. Bahwa tak hanya sekadar harga yang harus diutamakan melainkan keamanan dan kenyamanan pun harus menjadi hal pokok untuk dipertimbangkan. Untuk itulah mengapa memilih suatu armada yang tepat selalu menjadi list utama saya dalam melakukan suatu perjalanan.

Berada di atas ketinggian 40.000 kaki tentu menjadikan kita memiliki ruang gerak yang sangat terbatas. Sementara perjalanan menuju destinasi yang dituju pun memakan waktu yang tak sedikit. Namun, dalam perjalanan tersebutlah kita mendapatkan waktu untuk rehat sejenak dari interaksi sosial seperti Whatsapp atau telepon misalnya, sebut saja me time. Untuk itulah masa-masa di dalam penerbangan menjadi momentum yang paling berharga, dan memilih penerbangan yang sesuai dengan selera kita sangatlah penting. Salah satunya dengan Singapore Airlines yang keberadaan dan prestasinya telah diakui selama beberapa dekade.

Singapore Airlines yang dikukuhkan sejak 1966 yang awalnya dikenal dengan nama Malaysia-Singapore Airlines (MSA) tersebut menawarkan pengalaman mengudara dengan nuansa khas Asia. Katakan saja armada ini telah menjadi pintu sekaligus wajah bagi suatu negara yang menciptakannya. Seperti dari rasa menu makanan yang ditawarkan, cita rasa yang disuguhkan seolah mengutarakan seperti apakah bahasa rasa dari negerinya. Begitu pula dengan perilaku santun para cabin crew yang menjadi cermin budaya tanah airnya. Di sisi lain, perjalanan mengudara akan semakin terasa spesial, berkat in-flight entertainment yang telah diprogram khusus dengan tayangan-tayangan berkualitas. Sehingga waktu tempuh perjalanan yang panjang tentu tak lagi menjadi sesuatu hal yang perlu diresahkan.

Jika ada pepatah yang mengatakan bahwa posisi menentukan prestasi, maka dalam hal ini saya dapat mengatakan bahwa posisi menentukan tingkat kenyamanan. Karena bagaimana pun posisi kelas tempat Anda duduk, tentu akan menambahkan kualitas kenyamanan tersebut. Seperti halnya dengan business class yang Singapore Airlines miliki, fasilitas yang ditawarkan tentu tak hanya sekadar keluasan ruang. Melainkan berbagai elemen pendukung lainnya yang juga memanjakan kelima panca indera para penumpangnya.

Jika selama ini banyak orang yang selalu berkeluh kesah mengenai frekuensi business trip yang begitu padat, maka cobalah untuk melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Karena sebenarnya jika kita memilih armada yang tepat untuk perjalanan tersebut, sesungguhnya justru detik-detik di atas pesawatlah yang wajib untuk dinikmati. Karena pada kesempatan itulah kita memiliki quality time untuk diri pribadi. Bahwa dengan memilih sesuatu yang sesuai dengan kepribadian Anda, sama halnya dengan menghargai diri Anda secara lebih.

Teks: Reza Bustami / Foto: Dok.Singapore Airlines

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON