Visit FX Harsono Exhibition, Reminiscence!

I am not angry. It is true that I am not angry… But I want you to know what happened. Nobody should forget, so that these acts are never repeated again. Demikianlah FX Harsono menggambarkan pamerannya.

The Light of Spirit, 2016 (Foto: Dok Courtesy of The Artist)

Lagi-lagi karya seniman Indonesia yang sudah tidak asing di dunia seni kontemporer dipamerkan di Singapura, kali ini adalah FX Harsono. Ikon Indonesia dari gerakan seni rupa baru yang karyanya identik pada sosial, politik dan budaya sering mengharumkan nama Indonesia.

Dirinya kembali mempersembahkan sebuah karya bertemakan Reminiscence yang akan dipamerkan di Sullivan + Strumpf, Singapura, dan dibuka pada Sabtu 25 Agustus lalu hingga 23 September 2018.

Memory of The Survivor, 2016 (Foto: Dok Courtesy of The Artist)

Reminiscence merupakan proyek besar seniman lama yang menyelidiki genosida dan kuburan masal etnis Tionghoa Indonesia di Jawa, Indonesia, dari tahun 1947 hingga 1949. Secara aktif, Harsono meneliti situs kuburan massal kecil yang diketahui oleh etnis Tionghoa. Ia menggambarkan pameran ini dengan satu orang yang selamat. Tidak pernah ada niat dirinya untuk menyalahkan orang lain, tetapi ia berkata, seruan tersebut adalah seruan kepada semua orang untuk menerima kebenaran sejarah untuk bangsa yang lebih kuat.

Saya akui, berdasarkan pernyataannya, karyanya yang tergolong sensitif berhasil menyentuh saya atas kepeduliannya. Tujuannya bukan untuk melupakan atau membuka luka lama, tapi membantu generasi mendatang untuk menghindari membuat kesalahan yang sama.

“Menyangkal masa lalu akan memungkinkan sejarah terulang kembali.”

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON