The Rising Badminton Athlete, Jonatan Christie!

Saya yakin, bukan hanya saya yang tegang tidak karuan ketika menonton laga semifinal Indonesia melawan Jepang pada cabang olahraga Badminton beregu kemarin (21/08).

Pertandingan diawali partai tunggal antara Anthony Ginting melawan Kenta Momota. Namun sayang, Jepang mengambil poin pertama atas kemenangan Kenta. Padahal saat gim ketiga, terbesit dalam hati saya bahwa Indonesia akan menang. Memasuki partai kedua, The Minions –Kevin Sanjaya dan Markus Gideon, hadir dan memberikan poin pertama untuk Indonesia setelah mengalahkan pasangan ganda putra Jepang, Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda. Percayalah, partai ini berlangsung sangat cepat dengan skor 21-18 dan 21-12.

Jonatan Christie saat melawan Kenta Nishimoto (Foto: Dok. INASGOC)

Selanjutnya adalah partai penentu, apakah Indonesia akan melaju dengan poin 2-1 atas Jepang? Partai tunggal putra kali ini, diwakili oleh Jonatan Christie melawan Kenta Nishimoto. And I bet you know the result! Atlet kelahiran 1997 ini berhasil membawa kemenangan dan menambah poin untuk regu Indonesia.

Layaknya selebriti, Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo menjadi idola kaum hawa. Selain karena memenangkan pertandingan dan membuatnya menjadi seorang pahlawan, wajahnya yang tampan pun membuat kaum hawa berdecak kagum. Bayangkan, ketika break antar gim, saat ia mengganti baju di tengah lapangan, para perempuan di Istora Senayan berteriak memanggil namanya. Ya tentu, karena tubuhnya yang atletis serta lekukan otot di sekujur tubuh terpampang jelas.

Syukur, saya mendapat kesempatan untuk mewawancarai Jojo setelah laga menegangkan tersebut.

Jonatan Christie saat memenangkan pertandingan melawan Kenta Nishimoto (Foto: Dok. INASGOC)

Kalimat pertama yang ia katakan ialah, sejujurnya, ia tak menyangka dapat memenangkan pertandingan melawan Kenta Nishimoto dengan dua gim langsung. Hal itu karena dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, ia menang dengan tiga gim. Bahkan di German Open 2018 bulan Maret lalu, ia kalah dalam laga semifinal melawan Kenta. Tapi kali ini, ia berhasil menebus kekalahan tersebut.

Jangan salah, kemenangan Jojo bukanlah sebuah keberuntungan. Demi pertandingan Indonesia melawan Jepang ini, ia mempersiapkan diri secara optimal dan siap bermain dalam jangka waktu panjang. Karena menurutnya, Kenta adalah salah satu pemain andalan Jepang.

Tiket final untuk Badminton beregu akhirnya dimiliki Indonesia setelah kemenangan ganda kedua, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto atas Takuto Inoue dan Yuki Kaneko. Hari ini, timnas Indonesia akan bertanding di laga final beregu melawan China di Istora Senayan pukul 18.00 WIB. Tunjukkan semangat Anda dan dukung Indonesia menjadi juara di Asian Games 2018.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON