Terima Kasih Tulus Atas Pesan yang Disampaikan!

Siapa yang dapat menentukan pilihan sebelum ia benar-benar dilahirkan di bumi? Maksud saya, siapa yang bisa memilih seperti apa ia ingin dilahirkan kelak? Dapatkah janin yang ada di dalam rahim meminta untuk dilahirkan dengan keadaan fisik yang sempurna? Maka dari itu, saya selalu berpikir, apa yang saya miliki sejak lahir adalah berkat tersendiri.

Tidak, bukan berarti mereka yang lahir dengan kekurangan fisik merupakan sebuah kutukan. Ditilik dari berbagai sisi, saya selalu mengagumi mereka yang memiliki kekurangan fisik. Saya saja yang lahir dengan anggota tubuh lengkap masih sering menggerutu dan lupa bersyukur. Bagaimana dengan mereka? Kok bisa mereka tetap memiliki semangat juang yang tinggi untuk hidup? Bagaimana bisa mereka tetap berusaha menggapai angan?

Perhelatan Asian Para Games 2018 sudah dimulai sejak hari Sabtu kemarin. Menyaksikan para atlet yang begitu bersemangat mengikuti perlombaan membuat hati saya terenyuh. Mereka tidak perlu mengucapkan sepatah kata pun untuk memotivasi saya. Sungguh!!! Melihat mereka berusaha sekuat tenaga dalam setiap latihan untuk memberikan yang terbaik bagi Nama Bangsa, saya hanya mampu diam terpukau. Dan, termenung.

Lagu dari Tulus bertajuk Manusia Kuat sudah saya dengar sejak dirilis tahun 2016 silam. Jujur saya hanya mendengarkannya sekilas tanpa benar-benar mengerti apa maknanya, karena kala itu saya hanya sekadar menghubungkannya dengan diri yang sedang patah hati. Namun makna dari lagu tersebut jauh lebih dalam dari apa yang saya bayangkan. Lagu yang sangat tepat untuk menggambarkan mereka yang berjuang dalam segala keterbatasan untuk meraih mimpi tanpa batas.

Maka dari itu, manusia-manusia kurang bersyukur, apakah Anda sudah merasa tertampar?

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON