Bukan Selamat Tinggal, Tapi “Sampai Bertemu Lagi”…

Setitik pemikiran dari saya, Dinda Indiastari, sebagai individu, bukan hanya seorang fashion reporter. Bulan Oktober selalu menjadi bulan yang saya nanti. Setiap tahunnya, bulan Oktober adalah simbol dari kebahagiaan, namun juga tak jarang saya terluput oleh kesedihan karena satu dua hal –pada bulan yang senantiasa seharusnya disebut sebagai “bulan kelahiran”. Tertebak bukan, saya adalah seorang Libra?

Menjadi seorang Libra, kadang senang, kadang sedih. Tak sedikit di luar sana Libra yang menempatkan diri diatas orang-orang, sehingga banyak yang tersakiti dan juga segan untuk berteman dengan kami. Bagi saya sendiri, untuk waktu yang cukup lama, telah berhubungan dekat dengan sesama Libra dan sulit untuk bersetuju dengan kalimat: “jika banyak kesamaan, maka akan saling menyempurnakan.”

Namun, bukankah semua itu adalah dongeng? Apakah itu “sempurna”? Siapakah yang “sempurna” di mata Anda? Bagaimana manusia dapat menjadi sempurna untuk Tuhan? Atau bahkan orang lain?

Dengan ini saya ingin bertanya, pernah kah Anda ditinggalkan atau meninggalkan orang yang Anda begitu kasihi? Seorang ibu, seorang ayah, saudara kandung, saudara tiri, sahabat dekat, atau kekasih. Dan apa yang ingin Anda sampaikan kepadanya sekarang? Mengabari jika Anda sudah baik-baik saja, dan sudah menjadi individu yang lebih kuat daripada Anda beberapa tahun lalu, mungkin. Tidak salah untuk bercerita sesekali karena mereka pernah menimbulkan dampak dalam hidup Anda –besar maupun kecil.

Lucunya, setiap kehilangan pasti ada alasan. Beberapa yang saya rasakan, saya dapat lebih dekat dengan sahabat, teman lama yang sudah jarang berbicara, teman jarak jauh, keluarga, bahkan orang-orang yang baru hadir. Memang benar, sebuah kehilangan atau mengucapkan kata “selamat tinggal” tidak akan pernah mudah untuk dirasakan, atau membuat orang merasakannya. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk beberapa tahun dari sekarang jika Anda akan bertemu dan berhubungan dekat kembali, bukan? Maka ucapkan “sampai bertemu lagi”, kita tak tahu akan sebuah takdir.

Untuk sekarang, berterima kasih lah kepada orang yang meninggalkan Anda, karena telah menjadi bagian dari sebuah perjalanan. Jangan lupa pula turut sertakan ucapan terima kasih dan maaf kepada orang yang Anda tinggalkan, untuk senantiasa hadir saat suka dan duka, atau sekadar menjadi pembelajaran di kehidupan yang cukup rumit ini. Jika Anda sedang diluput kesedihan, dengarkan pilihan lagu dibawah, dan ingat akan securik lirik:

“I know my destination, I’m just not there.” Anda tahu keinginan Anda, hanya butuh sedikit waktu untuk mencapainya. Untuk sekarang, sampai bertemu lagi.

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON