Prosa Renjana

Kita biasa datang membawa kekecewaan untuk usia; yang selama ini kita berikan kepercayaan penuh sebagai wakil dari kecantikan raga oleh mata telanjang. Bahwa suatu saat nanti, raga akan mengering, mengerut, dan akhirnya menyerah.

Namun kita kadang lupa, bahwa hati lah yang harusnya berjaya. Lupa, lalu menjadi tua sebelum waktunya, menjadi ‘mati’ ketika masih hidup.

Lupa bahwa senja sejatinya adalah kebijaksanaan.

Lupa bahwa api renjana lah yang akan membuat manusia menjadi kekal.

Photo: Anissa Amanda / Stylist: Monica Hapsari / Ast. Stylist: Prasomya Sandika, Nurnabila Kirono, Gauzan Bustami / MUA: Marina Tasha / Ast. MUA: Amila Desara / Hairstylist: Jeffry Welly / Model: Jeanette Elisabeth Nayoan / Special thanks to Marishka Soekarna & Regina Kencana

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON