Pengalaman Bersantap Khas Italia di tengah Kota Jakarta!

(Foto: Dok. OSO Ristorante)

Satu hal yang ada di bayangan saya ketika mendengar nama OSO Ristorante adalah berkelas. Berkelas dalam segi interior ruangan, pelayanan, dan tentunya hidangan yang disajikan. Dan, begitu saya keluar dari restoran ini, saya sama sekali tidak memiliki niatan untuk mengubah persepsi saya. Sungguh sebuah pengalaman menyantap yang luar biasa menyenangkan ditilik dari berbagai sisi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Oso Ristorante Id® Estd 2004 (@osoristorante.id) on

Dilihat dari segi interior, mata Anda pasti sangat dipuaskan. Berada di ketinggian gedung lantai 46, Anda dapat menyaksikan hiruk pikuk jalanan Bundaran Hotel Indonesia dan gedung-gedung menjulang di sekitarnya. Meskipun hari itu jalanan cukup padat, entah mengapa saya kok merasa tenang, yah? Mungkin didukung oleh interior ruangan yang didominasi dengan warna putih dan perabotan Kristal memberikan nuansa yang romantis. Coba bayangkan jika Anda berada di OSO Ristorante pada malam hari bersama dengan pasangan Anda.

Ravioli dengan emas 24 karat (Foto: Dok. OSO Ristorante)

Sudah sangat tertarik, bukan? Tunggu dulu, restoran ini tentu jauh dari sekedar interior yang cantik. Apalah arti sebuah interior indah tanpa hidangan lezat? Dengan kreasi dari Executive Chef, Nazario Orlando, Anda diizinkan untuk mencicipi cita rasa terbaik khas Italia. Hingga saat ini, masih sulit untuk saya melupakan lima hidangan dalam menu makan siang hari itu. Ah, Anda bahkan dapat menyantap ravioli yang dihias dengan emas 24 karat! Tiramisu khas Oso Ristorante juga menutup pengalaman menyantap ini dengan sempurna.

Tiramisu (Foto: Dok. OSO Ristorante)

Bagi Anda yang ingin menyantap di OSO Ristorante, Anda dapat mengambil paket menu yang telah disediakan. Paket menu makan siang tersedia di harga mulai dari 180.000 Rupiah ++ untuk tiga menu makanan. Jika Anda hanya ingin sekedar menikmati keindahan OSO Ristorante, Anda dapat memilih untuk ditemani dengan potongan keju dan segelas (oh, mungkin, beberapa gelas) anggur. Merasa seperti orang Italia, bukan?

 

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON