Next Stop, Bourton on the Water

Travel makes one modest. You see what a tiny place you occupy in the world.Gustave Flaubert

Sekalipun seorang petualang telah menelusuri kota demi kota di dunia ini, tentu pasti masih ada bagian dari dunia ini yang terlewat untuk dihampirinya. Luasnya dunia ini pun tak hanya memiliki aneka rupa yang unik semata, melainkan beragam sejarah yang melatari setiap tempat tersebut. Mungkin kota London tak lagi menjadi suatu destinasi baru untuk disinggahi, namun nyatanya masih banyak tempat-tempat yang mungkin masih terlewat ketika menyambangi negeri tersebut.

Salah satunya Bourton-on-the-Water sebuah desa yang terletak sekitar 120 km dari kota London, menawarkan ragam kenangan tersendiri bagi pengunjungnya. Seperti yang dialami oleh kedua belas pasang nasabah mandiri prioritas pada bulan Desember yang lalu.Sebuah trip perjalanan yang diadakan oleh mandiri prioritas dengan tajuk ‘London Glowing Winter’ ini sengaja menyisipkan agenda perjalanan dengan mengunjungi desa yang terkenal dengan sebutan Venice of the Cotswolds itu. Penataan dan rupa desa yang masih dipertahankan sejak 500 tahun yang lalu ini, memang tak banyak memberikan tawaran aktivitas bagi pengunjungnya. Karena di desa tersebut hanya terdapat  pemukiman, toko-toko souvenir dan restoran.

Namun berkat keindahannya dan atmosfer kenyamanan yang diburaikan oleh Bourton-on-the-Water, cukup membuat para peserta acara yang didukung oleh majalah CLARA, The Peak, dan Smiling Tour ini, dapat merasakan kenyamanan tersebut walaupun hanya dalam hitungan jam.Ini membuktikan bahwa tak peduli berapa lama waktu yang dihabiskan ataupun semewah apa destinasi yang dituju, karena sesungguhnya kenyamanan itu dapat diperoleh dengan sesuatu wujud yang sederhana.

Teks & Foto: Reza Bustami

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON