My Life, My Canvas, My Strokes

My Life, My Canvas, My Strokes
Please Add Photos
to your Gallery

Apapun medianya, apapun alirannya, saya selalu memiliki rasa kagum yang mendalam kepada para seniman. Mereka adalah para idealis yang mampu menyalurkan pemikirannya menjadi sebuah karya. Di situlah letak perbedaan mereka dan saya. Segala keluh kesah yang ada di hati dan pikiran hanya akan berakhir di satu tempat, jiwa sendiri. Jadi, saya bukan saja hanyalah sang seniman, tetapi sekaligus sebagai karya terbaiknya. Sombong? Tentunya. Bagaimana tidak, saya hanya ada satu di dunia. Tidak ada duanya dan tidak ada satupun yang tahu hasil akhir dari karya seni ini. Betulkan?

Teks: Rianti Dwiastuti / Foto: Reza Bustami

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON