Le Gemme Imperiali: Harum Mewah Sebuah Kekaisaran

“I chose magnolia oil from China as the iconic ingredient
to structure and connect the three fragrances.
Just like jade, magnolia is tender yet strong, delicate yet powerful…

– Daniela Andrier, Master Perfumer

 

Asia, terutama Tiongkok, memang sedang naik daun akhir-akhir ini. Banyak hal yang dihubunng-hubungkan dengan Asia, khususnya Tiongkok. Tentunya ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa Asia merupakan pasar yang masih sangat besar dan potensial sehingga menarik bagi para produsen untuk menghubungkan produk yang mereka miliki sesuai dengan kebutuhan maupun tradisi dan budaya Asia.

Entah terpengaruh akan hal tersebut atau tidak, pada akhir tahun lalu, Bulgari meluncurkan satu seri produk wewangian, Le Gemme Imperial. Seri ketiga dalam keluarga  wewangian Le Gemme yang seri pertamanya diluncurkan pada tahun 2013 dengan nama sama. Setahun kemudian, lahirlah Le Gemme Orientali yang merupakan seri kedua.

Awalnya, koleksi seri pertama dari Le Gemme terdiri atas enam wewangian dengan enam warna botol berbeda yang merepresentasikan enam jenis batu berharga yang selain jarang ditemui juga sangat indah. Ada Ashlemah yang terinspirasi amethyst yang merupakan simbol dari keseimbangan yang sempurna. Ada Maravilla dengan citrine sebagai inspirasi dari matahari pagi. Kemudian, Ada Lilaia yang melambangkan pembaharuan dan perubahan. Lalu, ada Amarena yang merupakan representasi dari tourmaline merah muda, simbol dari cinta, serta Calaluna yang menggunakan moonstone dengan makna penjaga dan bidadari dari kefemininan juga termasuk di dalam koleksi tersebut. Selain itu, Noorah terinspirasi turquoise yang membawa kebahagian dalam perjalanan sepanjang jalur sutra dan rempah.

Setelahnya, diluncurkanlah seri Le Gemme Orientali. Ada Zahira yang terinspirasi topaz, Selima dengan carnelian alias batu akik sebagai inspirasinya, dan Lapiz Lazuli juga dikenal di Indonesia dengan sebutan batu nila atau lazuardi atau akik lapis yang menginspirasi Lazulia. Ketiga koleksi dari seri Le Gemme Orientali secara keseluruhan merupakan koleksi yang menampilkan ciri-ciri wilayah Timur Tengah.

Kesuksesan Le Gemme dan Le Gemme Orientali kemudian dilanjutkan dengan peluncuran koleksi seri ketiga, Le Gemme Imperiali. Terdiri atas tiga jenis wewangian dengan kejayaan kekaisaran dan kebudayaan Tiongkok, yang sejak dahulu memang selalu menganggap wilayahnya sebagai pusat dunia, sebagai dasarnya. Hal ini tergambar jelas pada nama Tiongkok dalam bahasa Mandarin yaitu Zhung Guo yang berarti “Negara Tengah”.

Menjadikan jade atau batu giok sebagai inspirasi dari Le Gemme Imperiali bukanlah asal-asalan atau sekadar mengikuti tren “Asia Rules” yang ada. Ada catatan sejarah panjang. Bukan hanya di antara merek Bulgari dan Jade, tapi juga jauh ke belakang, antara kekaisaran Romawi dan kekaisaran Tiongkok.

Sejak Alexander Agung menginjakkan kakinya di pantai Asia Kecil pada sekitar tahun 3 SM dengan 50 ribu pasukan di bawah komandonya, sejak itulah hubungan di antara dua kerajaan tersebut dimulai. Pertukaran berbagai komoditi terjadi saat itu. Orang-orang Roma terkagum-kagum dengan berbagai bentuk keindahan dari Tiongkok. Sutra Tiongkok dan jade merupakan di antaranya.

Pada sekitar 1950-1960-an, saat terjadinya Revolusi Warna di Bulgari, para ahli permata di sana memiliki ketertarikan yang amat besar terhadap batu giok. Batu yang identik dengan keindahan dan kemisteriusan wilayah Tiongkok dengan cepat menarik perhatian. Bahkan, para ahli permata tersebut menciptakan koleksi ukiran batu giok yang khusus dipamerkan dalam flagship store mereka di Roma. Tidak mengherankan jika sekarang batu giok kembali menjadi inspirasi dari koleksi wewangian mewah Bulgari.

Splendia

Koleksi seri ini terdiri dari Splendia terinspirasi dari Green Jade, merupakan jenis tertinggi dari Batu Giok, yang merupakan simbol dari kehidupan dan dinamikanya. Dengan harum bunga-bungaan antara magnolia dan iris dengan camputan aroma kayu dan oak moss.

Irina

Sedangkan, Irina terinspirasi white jade yang melambangkan kemurnian, kedamaian, dan kefemininan. Dengan campuran wangi bunga magnolia, neroli putih, peony putih, melati, juga minyak sandalwood dan musk.

Desiria

Dan, yang ketiga adalah Desiria – terinspirasi purple jade yang merepresentasikan romantisme dan keagungan. Dengan campuran harum magnolia, mawar, dan tuberosse absolute juga musk. Menurut legenda, purple jade malambangan keabadian tanpa akhir.

Di antara semua koleksi Le Gemme, saya cara pribadi paling menyukai wangi dari koleksi Le Gemme Imperiali. Tidak tajam, tapi harum dan menyegarkan. Terasa ringan tapi mampu memberikan ketenangan. Dan, di antara ketiganya, Desiria merupakan favorit saya.

 

Teks: Virgina Rusli / Foto: Dok. Bulgari

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON