Kaie Beauty Gives Us Some Beauty Through The Glass

Lini kosmetik lokal baru, Kaie Beauty sempat membuka pop-up store di Dia.Lo.Gue Artspace di bulan Maret lalu dengan tema “Space of Kaieness”. Kala itu, mereka mempertunjukkan seni instalasi karya Oitjikko berjudul “40 Seconds” dengan iringan musik oleh Jonathan Kusuma yang terinspirasi dari Kaie Beauty. Didesain oleh JS Tjandra Architects, “Space of Kaieness” menjadi sarana peluncuran koleksi terbaru lini kosmetik ini, yaitu empat lip mousse dan satu lip gloss bernama “Lively”.

Kaie Beauty Lip Mousses (Foto: Dok. Kaie Beauty)

Kesemua produk tersebut menggambarkan keseharian pendiri Kaie Beauty, Katarina Febryani. Lip mousses-nya memiliki tekstur creamy dan powdery yang mudah dibaur, sedangkan lip gloss-nya amat mengesankan karena mampu menyesuaikan pH pengguna, sehingga memberi warna merah muda sesuai kulit Anda, ditambah lagi rasanya tidak lengket, dan tentunya dapat dijadikan pelembab sehari-hari!

Kaie Beauty Lip Mousses (Foto: Dok. Kaie Beauty)
Seni instalasi “Space of Kaieness” (Foto: Dok. Kaie Beauty)
Seni instalasi “Space of Kaieness” (Foto: Dok. Kaie Beauty)
Seni instalasi “Space of Kaieness” (Foto: Dok. Kaie Beauty)
2 Comments
    1. Halo!
      Sebenarnya sama saja dengan produk liquid lipstick lainnya, namun yang membedakan adalah teksturnya.
      Lip mousse dikenal dengan teksturnya yang creamy dan agak powdery.
      Untuk produk lip mousses dari Kaie Beauty sendiri termasuk lip mousses yang terasa ringan di bibir dan mudah untuk di-blend.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON