Interpreting The Codes of Monsieur Dior Through The Language of His Couture House

(Foto: Dok. Dior)

Sebagai Direktur Artistik lini mode terkemuka, Kim Jones tidak semata-mata membawa Dior mengikuti tren meski banyak sekali rumah mode yang berlomba dalam mengedepankan gaya streetwear pada koleksinya.

Koleksi debutnya yang dilakukan pada Dior Homme Spring/Summer 2019 Collection ternyata terinspirasi oleh women’s couture heritage yang ditemukan oleh Christian Dior pada tahun 1947. Singkatnya, ia memutuskan untuk memperbarui koleksi klasik Dior menjadi lebih modern. Ia mengombinasikan feminine couture identity dengan sisi maskulin dengan mengawinkan Haute Couture dengan sportswear untuk menciptakan sisi maskulin yang kontemporer. Relax, you won’t be missing any Dior sartorial!

(Foto: Dok. Dior)

Knowing how deep Monsieur Dior’s love of nature is and his “Femme Fleurs”, motif floral kemudian dikembangkannya ke dalam pola yang kontemporer yang juga digunakan pada bahan prints dan embroideries. Jika berbicara mengenai feminism, sepertinya warna pink merupakan warna yang paling tepat untuk merepresentasikan kata tersebut ya? Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: Mengapa bunga mawar nampak dominan? Here, I got you a fun fact:

Dior was a rose fanatic!

Kim yang juga kali ini berkolaborasi dengan seniman asal New York, KAWS, memilih warna pink sebagai warna dominan. Hal tersebut tampak pada pagelaran busana yang dilaksanakan di Paris beberapa waktu lalu, dengan menampilkan a gigantic pink plush BFF doll made of flowers, dressed in clothes from the Spring/Summer 2019 Baby Dior collection. Sweet!

(Foto: Dok. Dior)

Baik Kim maupun KAWS terlihat membentuk konsep baru atas konsep klasik ikonik yang dimiliki oleh Dior. Hal tersebut nampak pada pembaharuan motif lebah yang sempat tren pada tahun 1955. Selain itu, ia juga membuat motif toile de Jouy yang terinspirasi dari dinding butik pertama yang dimiliki oleh Monsieur Dior pada tahun 1947.

Meskipun terlihat dengan jelas bahwa Kim Jones ingin melakukan modernisasi terhadap Dior Homme, he always maintains in making sure to stay true to the brand’s affinity. Jauh berbeda dari koleksi Spring/Summer 2018 yang mengangkat warna-warna hitam dan merah, kali ini justru Kim mengangkat pastel palette untuk karyanya. Such a far cry!   

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON