Exhibition to Visit this July in Singapore!

Who’s being a proud mama and get excited every time locals getting appreciated for their talent abroad? Me!

Installation View (Foto: Dok. Sullivan+Strumpf Singapore)

Lagi, putera Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa. Ialah Irfan Hendrian, seniman asal Bandung yang menggelar debut pameran tunggalnya di Negeri Singa. Terhitung sejak tanggal 7 Juli hingga 12 Agustus 2018, pameran yang berjudul SANS’ ini berlangsung di Galeri Sullivan+Strumpf.

Lulusan LASALLE College of the Arts Singapore dan Wanganui School of Design New Zealand ini mengeksplorasi potensi perkembangan dari medium dalam berkarya. Irfan mengaku menggunakan simbol ☒ yang tertera pada judul setelah kata SANS untuk menggambarkan ketidakadaan atas representasi.

Dalam pameran tunggalnya kali ini, Irfan akan menampilkan pengalaman esetika tertentu yaitu, foreign and strange, but equally playful. Hmm.. Interesting?

[o – 0 -] 2018 (kiri) dan [~ – o] 2018 (kanan): Layers of Paper, Vinyl, and Fabric on Wood (Foto: Dok. Sullivan+Strumpf Singapore)
Kerap dikenal sebagai printmaker, Irfan juga pernah menggelar pameran tunggal sebelumnya. Diantaranya adalah ‘Terrene’ di Jeonbuk Museum of Art Korea (2016), ‘Logical Aesthetic’ di Via Via Yogyakarta (2012), dan ‘Secular World’ di Asbestos Artspace Indonesia (2011).

Three Blocks of Wood in Primary Color 2018 (Foto: Dok. Sullivan+Strumpf Singapore)

Masih ingat pameran seni kolektif seperti ArtJog dan Jakarta Biennale yang seakan tidak pernah sepi akan pengunjung? Jika Anda memperhatikan, karya Irfan juga pernah dipamerkan di sana!

Piles of Inks on Paper (detail) 2018 (Foto: Dok. Sullivan+Strumpf Singapore)

Penasaran akan karyanya? Book a flight to Singapore right away and extend the possibilities of your perceptual and imaginative experiences!

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON