Apakah Hati ini Sudah Lumpuh?

Sampai artikel ini dimuat (10/10), perhelatan Asian Para Games 2018 telah memasuki hari ke-empat. Namun, mari sedikit blak-blakan, apakah berita mengenai acara olahraga besar ini sungguh-sungguh tersebar? Atau, justru tenggelam karena terlebih dahulu diawali dengan Asian Games 2018 yang diketahui memang begitu menggelegar?

 

Saya pribadi begitu bersemangat menantikan Asian Para Games 2018. Setiap kali melewati papan pengumuman yang menampilkan salah satu atlet renang Indonesia, saya tidak sabar melihat bagaimana ajang ini berlangsung. Pertama, saya selalu bertanya-tanya, bagaimana dengan segala kekurangan yang dimiliki, mereka mampu menjadi seorang atlet? Kedua, kemegahan yang terjadi selama Asian games 2018 di bulan sebelumnya tentu akan terulang kembali di Asian Para Games 2018. Setidaknya, demikian yang ada di dalam benak saya saat itu.

Asian Para Games 2018 (Foto: Dok. CLARA)

Namun, apa yang terjadi? Seperti kabar yang tersebar di media, kursi penonton sepi. Tiket yang terjual hanyalah sedikit. Tidak ada kehebohan seperti yang terjadi dalam Asian Games 2018 lalu. Tidak ada yang mengabadikan momen dan menyebarnya melalui sosial media seperti yang terjadi saat biasa menonton pertandingan. Apa yang terjadi? Di mana yang salah?

Asian Para Games 2018 (Foto: Dok. CLARA)

Saya sendiri menyaksikan langsung betapa berbedanya dua ajang ini. Ya, saya menonton Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Dalam Asian Games 2018, saya bahkan tidak mendapatkan tiket karena seperti yang diketahui, tiket sudah banyak yang terjual bahkan sebelum hari pertandingan. Namun, berbanding 180 derajat dengan yang terjadi dalam Asian Para Games 2018. Saya bahkan dapat membeli tiket langsung di tempat. Dan, kejutan, semua tiket masih tersedia.

Asian Para Games 2018 (Foto: Dok. CLARA)

Oh, tidak berhenti sampai di sini. Hati saya begitu pedih ketika menyaksikan bangku yang kosong. Tidak terjadi desak-desakan ketika mengitari arena festival karena memang hanya segelintir orang yang dapat ditemui. Sedikit perbincangan dengan seorang teman yang berbunyi, ‘Met, gimana yah perasaan para atlet ini? Sudah latihan semaksimal mungkin dan bersemangat mengikuti pertandingan. Namun, harus menerima kenyataan bahwa penonton yang hadir tidak seramai Asian Games kemarin.’

Asian Para Games 2018 (Foto: Dok. CLARA)

Entah berapa tahun lagi ajang ini dapat berlangsung di Indonesia, khususnya Jakarta. Anda hanya butuh mengeluarkan 25.000 Rupiah untuk setiap pertandingan atau cukup dengan 100.000 Rupiah untuk seluruh pertandingan. Tidak dibutuhkan tiket pesawat karena memang lokasinya begitu dekat, bukan? Menyaksikan deretan bangku kosong ini, apakah hati Anda tidak tergerak? Apakah hati ini lebih lumpuh dibandingkan dengan yang dialami oleh para atlet? Hanya tersisa 3 hari untuk memberikan dukungan langsung Anda. Jangan biarkan momen ini berlalu begitu saja dan hanya meninggalkan rasa penyesalan.

 

 

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Basically, there’s always time to stop and stare at the precious one.

FOLLOW US ON